Wednesday, May 21, 2014

"Miranda Warning"...Sejarah dan Ceritanya

"You have the right to remain silent. Anything you say can and will be used against you in a court of law. You have the right to speak to an attorney, and to have an attorney present during any questioning. If you cannot afford a lawyer, one will be provided for you at government expense."
   Jika anda melihat Polisi Amerika beraksi dalam suatu penangkapan tentunya sudah tidak asing dengan kalimat diatas, biasanya kalimat tersebut dibacakan ketika para polisi berhasil menangkap pelaku kejahatan di TKP.
Peringatan/pembacaan hak hak tersangka ini dikenal dengan sebutan "Miranda Warning".
   
   Miranda Warning atau Miranda Rights adalah peringatan yang harus dilakukan atau diberikan oleh kepolisian kepada tersangka kriminal yang akan ditahan dalam penegakan hukum di Amerika Serikat. Peringatan ini harus dilakukan sebelum kepada pihak tersangka diajukan pertanyaan tentang apa yang terjadi atau peristiwa kejahatan sebelum interogasi. peringatan Miranda ini terdiri dari empat hal yakni hak untuk tetap diam, mengingatkan bahwa kata-kata apapun bisa digunakan terhadap diri tersangka, hak untuk nasihat dan terkait peringatan bahwa untuk pengacara, bagi yang tidak mampu membayar akan dapat disediakan pengacara
   Bagaimana sejarahnya sehingga Miranda Rights ini menjadi suatu hukum di Amerika, kalau anda mengira Miranda adalah seorang wanit maka anda salah besar , demikian kisahnya :

   Miranda adalah nama seorang pria yang merupakan tersangka pelaku perampokan yang nama lengkapnya adalah Ernesto Arturo Miranda. Pada tanggal 13 maret 1963 terjadi perampokan terhadap seorang pekerja bank hingga mengalami kerugaian senilai $ 800 atau 800 Dolar Amerika di negara bagian Phoenix,Arizona yang mana bila kita melihat peta Amerika maka negara tersebut terletak di bagain tengahnya.Tak berapa lama kemudian polisi menangkap seseorang yang dicurigai sebagai pelakunya bernama Ernesto Miranda.
   Selama 2 ( dua ) jam interogasi dan tanya jawab, selama itu pula ia tidak didampingi oleh seorang pengacara atau penasehat hukum, ataupun ditawari untuk didampingi pengacara. Kemudiaan ia mengaku tidak hanya melakukan perampokan uang 800 Dolar tersebut tapi ia juga mengaku telah melakukan penculikan dan pemerkosaan terhadap seorang gadis berusia 18 tahun yang dilakukannya 11 hari yang lalu.
   Berdasarkan pengakuannya itu maka Miranda dijatuhi hukuman penjara selama 2 tahun. Selanjutnya jaksa penuntut Miranda mengajukan keberatan ke Pengadilan Arizona namun ditolak pada mulanya dan kemudian banding ke Pengadilan Tinggi Amerika barulah keberatan tersebut diterima.
   Pada tanggal 13 Juni 1966 Pengadilan Tinggi Amerika membuka persidangan dengan agenda Miranda VS Keputusan Pengadilan Arizona,384 U.S.436 (1966) . Kemudian Pengadilan tinggi mengadakan suatu pengadilan ulang dan menganggap pengadilan di Arizona tidak berlaku dengan alasan pengakuan Miranda tidak dapat dijadikan sebagai barang bukti karena pada saat proses pemeriksaan ia tidak didampingi pengacara.Dan kepadanya diberikan hak hak yang dapat ia peroleh karena berstatus tersangka.
   Pada tahun 1966 Pengadilan Tinggi Amerika membuat suatu aturan bersejarah dengan momen utamanya kasus Miranda VS Arizona dimana kemudian kepada setiap tersangaka diberi hak untuk tetap diam,dan penuntut tidak dapat menggunakan pernyataan yang diucapkan oleh tersangka kecuali ia disampingi oleh penasehat hukum.
   Kasus ini selanjutnya merubah wajah kepolisian Amerika secara total dalam menangani tersangka pelaku kejahatan atau siapapun juga yang ditangkap oleh polisi, sampai sekarang setiap polisi wajib membacakan Miranda Rights ini atau menyerukannya sebagai peringatan.
POLICE ! , “ You have the right to remain silent. Anything you say can and will be used against you in a court of law. You have the right to speak to an attorney and to have an attorney present during any questioning. If you cannot afford a lawyer, one will be provided for you at government expense”.
   Berlakunya Miranda Rights tidak berarti bahwa anda tidak dapat ditangkap bila tidak dibacakan hak diatas, karena pada dasarnya Polisi menangkap seseorang berdasarkan bukti bukti yang kuat dan petunjuk bahwa orang tersebut adalah pelakunya. Tapi ketika tersangka akan diperiksa maka Miranda Rights ini barulah wajib dibacakan.

Bagaimana selanjutnya kisah Ernesto Arturo Miranda ini ? 

    Miranda selanjutnya dijatuhi hukuman selama 11 tahun penjara dan dibebaskan pada tahun 1972 ,pada usia 34 tahun ia ditikam dan kemudian terbunuh dalam sebuah perkelahian di bar pada tahun 1976 seorang tersangka ditangkap atas penikaman tersebut dan sebelum ditangkap Polisi membacakan Miranda Rights padanya, sungguh ironis bahwa polisi membacakannya kepada pelaku pembunuhan Miranda.

No comments:

Post a Comment

GUNDUL-GUNDUL PACUL (karya Sunan Kalijaga) .

Gundul-gundul pacul-cul, gembelengan. Nyunggi-nyunggi wakul-kul, gembelengan. Wakul ngglimpang segane dadi saklatar. Wakul ngglimpang...